Ada lebih dari 150 lini kosmetik yang dijual oleh raksasa kecantikan Sephora. Setiap brand tersebut mungkin menjual tiga jenis maskara yang berbeda, dengan menjanjikan setiap fitur mulai dari memperpanjang, melentikkan, hingga tahan air. Pelanggan pun dihadapkan pada masalah yang menyenangkan: terlalu banyak pilihan.
Namun, bagi calon pengusaha yang mengejar ide bisnis kecil di bidang kecantikan, seperti mencari cara memulai lini kosmetik, kejenuhan produk ini menghadirkan tantangan nyata.
Apakah benar-benar masih ada ruang untuk BB cream lain? Lipstik matte lain? Bagaimana Anda, seorang calon pendiri brand kosmetik, membuat produk Anda menonjol di pasar yang padat? Bagaimana caranya sebuah maskara baru mendapatkan visibilitas di antara ribuan produk lainnya?
Yang mengejutkan, masih ada peluang untuk Anda. Dalam industri yang dulunya didominasi oleh brand-brand lama, tren baru dan pasar niche bermunculan hampir setiap hari, siap untuk diambil. Pasar kosmetik global mencapai pendapatan $114,69 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 3,96% hingga tahun 2030.
Berikut ini, pelajari cara memulai lini kosmetik dari nol, dengan saran ahli dan contoh nyata dari brand kecantikan yang sukses.
Jenis-jenis bisnis kosmetik
Memulai lini kosmetik dapat bervariasi tingkat kesulitannya, mulai dari yang sederhana (menjual kembali atau membuat lip balm dasar dari dapur Anda) hingga yang kompleks (mengembangkan formulasi bekerja sama dengan produsen). Bagaimana cara Anda memproduksi atau mendapatkan produk untuk toko Anda akan bergantung pada waktu, tingkat keahlian, dan pendanaan Anda, serta kerumitan formulasi produk Anda.
Berikut empat cara untuk memproduksi atau mendapatkan, produk untuk brand kosmetik Anda:
Buatan sendiri
Beberapa produk kecantikan, seperti lip balm berwarna, sangat mudah dibuat sehingga Anda dapat memulai lini kosmetik dari rumah. Jika Anda melakukannya, uji dan dokumentasikan proses Anda dengan cermat agar formula Anda tetap konsisten seiring pertumbuhan atau ketika Anda beralih ke fasilitas komersial.
Meskipun "fasilitas manufaktur" Anda mungkin awalnya adalah dapur Anda, pastikan Anda tetap mengikuti peraturan setempat. Untuk memproduksi kosmetik di AS, misalnya, FDA menetapkan pedoman untuk ventilasi, sanitasi, dan permukaan.
Ini adalah titik awal yang baik jika Anda memiliki produk yang bisa Anda buat sendiri. Pabrik sering kali memiliki jumlah minimum pemesanan yang tinggi sehingga sulit dipenuhi. Setelah melalui coba-coba, Anda mungkin naik kelas ke proses manufaktur yang lebih formal atau menyadari bahwa Anda membutuhkan bantuan untuk mewujudkan visi Anda.
"Saya sama sekali tidak tahu cara membuat lipstik," ujar pendiri Melissa Butler tentang membangun brand-nya, The Lip Bar. Melissa mempelajari seluk-beluknya melalui riset dan menjalin hubungan dengan ahli kimia kosmetik. Ia membuat formulasi awal dari apartemennya, tetapi akhirnya menemui jalan buntu. "Saya menyadari tidak mungkin saya terus melakukan sesuatu yang saya bukan ahlinya," ujarnya. "Agar kami bisa menjual secara efektif, saya harus mampu memproduksi secara massal." Mendelegasikan produksi seperti ini membebaskan waktu Melissa untuk fokus pada kekuatannya yaitu kreativitas dan penceritaan (storytelling).
Membuat kosmetik sendiri mungkin membuat Anda bahagia, tetapi jika kekuatan dan minat Anda dalam bisnis terletak di tempat lain, ketahui kapan waktunya untuk melakukan alihdaya (outsourcing).
White label
White label mengacu pada produk yang diproduksi secara generik yang dapat Anda jual dengan brand Anda sendiri. Produk-produk ini memiliki kustomisasi terbatas, seperti warna atau aroma. Banyak brand mungkin menggunakan formulasi yang sama yang dibuat oleh fasilitas yang sama, dengan variasi halus dan kemasan yang berbeda.
White label adalah pilihan ideal untuk brand yang menjual barang baru atau konsep unik, bukan produk yang unik. Misalnya, jika Anda ingin meluncurkan toko bertema unicorn, mungkin Anda akan menjual lipstik white label dan menambahkan kemasan unicorn serta nama-nama yang terinspirasi dari dunia fantasi. Dalam hal ini, lipstik itu sendiri tidak sepenting brand atau konsepnya.
White label adalah cara yang bagus untuk bergerak cepat dari ide menjadi produk jadi, terutama jika Anda ingin memanfaatkan tren yang sedang hangat, karena tidak perlu menguji dan mengutak-atik formulasi baru dari waktu ke waktu.
Formulasi unik
Brand dapat membuat formulasi dari nol di fasilitas manufaktur. Brand besar mungkin memiliki pabrik sendiri, tetapi banyak produsen membuat produk untuk beberapa brand di tempat yang sama. Ini adalah pilihan yang lebih terjangkau untuk brand baru.
Ketika Kate Loveless meluncurkan Redhead Revolution, lini kosmetik untuk orang berambut merah, ia memproduksi barang-barang sebagai bisnis rumahan, menjualnya di marketplace online. Ketika ia memperkenalkan maskara ke dalam lininya, ia menghubungi ahli kimia untuk membantunya menyempurnakan formula sebelum operasi rumahannya menjadi terlalu besar untuk ditangani sendiri.
Kate akhirnya memutuskan untuk memilih satu produsen, tetapi hanya setelah melakukan banyak riset.
"Saya tahu bahwa saya mencari perusahaan yang sedikit lebih fokus pada bahan-bahan berkualitas lebih tinggi dan lebih alami," ujar Kate. Menemukan produsen lokal penting baginya agar ia bisa terus dekat dengan prosesnya. "Saya sebenarnya bisa datang langsung ke pabrik dan bertemu dengan orang-orangnya serta menjalin hubungan dengan mereka," tambahnya.
Ada banyak sumber daya online yang dapat membantu menghubungkan Anda dengan produsen, baik di Amerika Utara maupun di luar negeri, termasuk:
Mengkurasi dan menjual kembali kosmetik
Anda juga dapat menjual kosmetik secara online dengan melewatkan proses manufaktur sepenuhnya. Beli secara grosir dari beberapa brand dan berikan pengalaman berbelanja yang terkurasi kepada pelanggan Anda. Pikirkan dalam tema: brand lokal saja, produk alami atau organik, produk untuk jenis atau kondisi kulit tertentu, atau produk impor yang sulit ditemukan.
Misalnya, pendiri Charlotte Cho memulai toko kosmetik dan perawatan kulit Soko Glam untuk membawa produk kecantikan Korea ke AS. Dengan menyediakan sumber daya edukatif, seperti blog Soko Glam, The Klog, Charlotte memposisikan dirinya sebagai pemimpin di bidang kecantikan dan pada akhirnya memulai lini perawatan kulit, Then I Met You.
Shopify memudahkan Anda menjual kosmetik dari brand lain. Anda dapat mendapatkan produk dari brand kecantikan terverifikasi dengan Shopify Collective, fitur pengadaan produk bawaan Shopify yang memungkinkan Anda menjelajahi jutaan barang dari ribuan brand Shopify terverifikasi, menambahkannya ke toko Anda, dan mengirimkan pesanan langsung ke pelanggan, tanpa perlu inventaris. Shopify Collective menyederhanakan proses menghubungi pemasok dan mengimpor listing ke toko Anda, dengan pesanan yang secara otomatis diarahkan ke pemasok untuk pemenuhan pesanan.
Dropshipping adalah pilihan serupa untuk memulai brand kosmetik dengan investasi awal yang minim. Pemasok dropshipping menangani inventaris dan pengiriman dan Anda hanya membayar barang setelah pelanggan melakukan pemesanan.
Jika Anda ingin mengkurasi dan menjual kembali, pertimbangkan:
- Kesesuaian brand. Apakah ada persaingan?
- Ketersediaan di pasar Anda. Jika Anda mengirim ke Kanada, misalnya, siapa lagi yang mengirimkan brand tertentu itu di pasar ini?
- Biaya impor. Perhitungkan biaya tambahan yang mungkin Anda keluarkan setelahnya saat menetapkan harga produk Anda. Anda dapat membuat akun dengan penyedia jasa pengiriman daripada mengandalkan vendor grosir untuk mengirimkan produk mereka sendiri.
Cara memulai lini kosmetik
- Temukan tren atau niche
- Dirikan bisnis Anda secara legal
- Tulis rencana bisnis
- Danai lini kosmetik Anda
- Pilih bahan
- Cari dan kembangkan kemasan
- Tetapkan harga produk Anda
- Pahami persyaratan pelabelan
- Buat toko online
- Pasarkan lini kosmetik Anda
1. Temukan tren atau niche
Apa yang sedang tren di dunia kosmetik saat ini? Akankah Anda memanfaatkan sebuah tren atau memberikan sentuhan baru pada produk klasik atau favorit? Putuskan apakah brand Anda bertujuan untuk mengisi celah produk di pasar atau melayani audiens yang kurang terwakili. Apa pun yang Anda pilih, pastikan ada permintaan pasar.
Salah satu cara terbaik untuk memvalidasi ide produk atau menemukan peluang bisnis adalah dengan meneliti tren.
Anda dapat meneliti tren dengan berbagai cara:
- Ikuti influencer, YouTuber, brand, dan jurnalis kecantikan di media sosial.
- Berlangganan buletin kecantikan untuk mengikuti perkembangan tren terbaru.
- Periksa Google Trends atau lakukan riset kata kunci untuk melihat apakah ada minat yang berkembang terhadap ide Anda.
- Gunakan alat social listening untuk mengetahui apa yang dikatakan audiens target Anda tentang ide bisnis Anda.
- Rujuk laporan industri untuk memahami potensi pertumbuhan niche Anda.
Untuk menemukan niche, fokuslah pada kebutuhan kecantikan tertentu. Misalnya, Vive Cosmetics berfokus pada kelompok yang kurang terwakili. "Setelah melakukan riset pasar, hal itu membenarkan bahwa ide kami tentang brand kecantikan budaya akan berhasil karena perempuan Latina adalah konsumen teratas di semua kategori kecantikan," ujar Leslie.
Starface menemukan cara untuk menonjol dari keramaian yaitu dengan membuat patch jerawat yang berani dan penuh warna, alih-alih mencoba menyamarkan perawatan patch jerawat.
"Jika Anda melihat seseorang berjalan di jalan dengan bintang di wajahnya, itu langsung dikenali," ujar presiden brand Kara Brothers di podcast Shopify Masters. "Anda hampir merasa seperti menjadi bagian dari suku atau komunitas ini. Komunitas kami sangat bangga menampilkan tampilan mereka dengan berbagai bintang dan mendandaninya sebagai aksesori mode."
Beberapa contoh niche produk lainnya untuk menginspirasi Anda:
- Studio10 menargetkan pelanggan yang lebih tua, dengan mengatasi masalah spesifik pada kulit dewasa.
- Meningkatnya kesadaran akan kesejahteraan hewan dan minat pada formulasi bebas bahan kimia telah berkontribusi pada kesuksesan brand vegan, bebas kekejaman (cruelty-free), dan organik seperti 100% Pure.
- Trixie Mattel menggunakan pengaruhnya untuk mengembangkan lini kosmetik yang dibuat untuk (dan oleh) drag queen, serta siapa pun yang ingin "merasa seperti legenda, ikon, dan bintang."
- Hustle Beauty menargetkan atlet dengan kosmetik yang tahan olahraga.
- Petite 'n Pretty menemukan niche-nya di pasar praremaja dan remaja, dengan menawarkan warna-warna lembut dan formulasi yang ringan untuk kulit muda.
- Black Opal adalah pemimpin industri, yang mewakili spektrum warna yang luas yang dirancang untuk perempuan berkulit berwarna.
- Warna-warna berpigmen tinggi dan tampilan ekstrem dari Sugarpill menarik bagi para cosplayer.
Saat Anda mempersempit niche lini kosmetik, latihan yang baik adalah menanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut kepada diri sendiri:
- Apa yang membedakan ide Anda dengan yang sudah ada di pasar?
- Bisakah Anda mengidentifikasi audiens target untuk produk Anda?
- Apakah pelanggan target itu kurang terwakili oleh brand yang ada saat ini?
- Apakah Anda telah mengidentifikasi tren yang sedang berkembang dalam niche Anda?
- Apakah pembeda Anda adalah sesuatu selain produk itu sendiri? Misalnya, mungkin formulasi produk Anda umum atau tidak dapat dibedakan dari produk serupa lainnya, tetapi Anda menonjol dengan pengalaman, brand, etos, atau misi.
"Lakukan riset Anda," ujar Melissa. "Kedengarannya sederhana, tetapi Anda akan terkejut betapa banyak orang yang terjun ke bisnis tanpa benar-benar memahami proposisi nilai mereka dibandingkan dengan lanskap persaingan."
2. Dirikan bisnis Anda secara legal
Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mendirikan bisnis Anda secara legal:
- Pilih nama bisnis. Apa yang Anda jual, siapa audiens Anda, dan bahkan minat Anda dapat memengaruhi nama bisnis Anda. Jika Anda memerlukan bantuan untuk memikirkan nama, cobalah AI Business Name Generator dari Shopify. Sertakan detail seperti lokasi atau spesifikasi tentang penawaran Anda dan alat ini akan menghasilkan pilihan-pilihan untuk menginspirasi nama brand Anda.
- Tentukan struktur bisnis Anda. Putuskan apakah Anda ingin menjalankan usaha perseorangan, yang membutuhkan lebih sedikit dokumen tetapi menawarkan lebih sedikit perlindungan atau perseroan terbatas (LLC), yang dapat melindungi aset pribadi Anda. Periksa peraturan negara bagian Anda untuk aturan khusus mengenai pendaftaran bisnis, memperoleh izin usaha, memungut dan menyetorkan pajak penjualan, serta melaporkan informasi bisnis.
- Buat rekening bank bisnis. Rekening bank terpisah dapat membantu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis Anda, sehingga menyederhanakan pembukuan dan pelaporan pajak.
3. Tulis rencana bisnis
Rencana bisnis menyediakan peta jalan tentang cara menjalankan bisnis Anda. Rencana ini dapat memberikan kejelasan saat membuat keputusan bisnis dan merupakan keharusan untuk mengamankan investasi dari luar untuk lini kosmetik Anda.
Beberapa elemen dari rencana bisnis meliputi:
- Deskripsi perusahaan. Uraikan tujuan bisnis, model bisnis, struktur bisnis, visi, misi, dan proposisi nilai Anda.
- Riset pasar. Berikan wawasan tentang kekuatan, peluang, ukuran, dan persaingan di pasar pilihan Anda.
- Produk. Tulis deskripsi rinci tentang penawaran Anda, termasuk strategi penetapan harga potensial Anda.
- Rencana keuangan. Rencana keuangan mencakup kemungkinan sumber pendanaan, proyeksi pendapatan, dan perkiraan biaya operasional.
4. Danai lini kosmetik Anda
Biaya untuk memulai bisnis apa pun bergantung pada beberapa faktor. Dalam industri kosmetik, hambatan untuk masuk tergolong rendah jika Anda memilih untuk memulai dari rumah, membuat formulasi sendiri, dan mengembangkan bisnis secara mandiri (bootstrap), tetapi Anda mungkin memerlukan modal awal yang signifikan jika Anda berencana untuk memproduksi secara komersial.
Leslie dan Joanna memulai Vive Cosmetics dengan pinjaman usaha kecil senilai $10.000 yang mereka peroleh berkat rencana bisnis yang solid. Keduanya masih bekerja penuh waktu saat meluncurkan bisnisnya, dan gaji mereka juga membantu mendanai bisnis tersebut. "Pengembangan produk itu mahal," ujar Leslie. "Kami harus memulai dari yang kecil, dengan satu formula lipstik dan hanya lima warna."
Bagi Melissa, prediksinya meleset dan ia cepat kehabisan uang. "Saya sudah menabung untuk biaya hidup selama setahun, menurut perhitungan saya," ujarnya. "Ternyata hanya bertahan enam setengah bulan." Namun, tekadnya untuk membangun The Lip Bar mendorongnya menemukan cara-cara kreatif agar bisnisnya tetap berjalan: Ia dan teman sekamarnya berbagi satu kamar tidur, dan menyewakan kamar kedua di Airbnb.
Untuk memangkas biaya dengan cara lain, carilah produsen atau perusahaan white label yang dapat mengakomodasi jumlah minimum yang lebih rendah, mulailah dengan jumlah produk yang terbatas, dan temukan peluang untuk bertukar (barter) serta bekerja sama dengan brand lain untuk berbagi biaya, seperti untuk pemotretan dan kampanye pemasaran.
Mendanai pertumbuhan bukan hanya soal peluncuran, tetapi juga soal mempertahankan momentum. Pendiri Privé Perfumes memulai dengan inventaris sekitar $150.000 dan mampu meningkatkan skala hingga tingkat inventaris $2 juta dengan bantuan Shopify Capital dan Shopify Credit. "Tanpa modal itu, saya rasa kami tidak akan mencapai pertumbuhan tahunan 50% hingga 60% ini," jelas mereka. Shopify Capital menyediakan suntikan modal kerja untuk berinvestasi dalam pertumbuhan, sementara Shopify Credit memberi mereka fleksibilitas untuk biaya seperti iklan.
Sadie dan Abby Bowler, dua saudari yang mendirikan brand perawatan pribadi SadieB sejak remaja, berhasil meluncurkan bisnisnya dengan investasi dari teman, keluarga, dan investor malaikat (angel investor). Ketika berhasil mendapatkan kesepakatan dengan Target di awal perjalanan mereka, mereka harus kreatif dalam mencari cara membayar produksi produk yang cukup untuk mengisi 500 toko. "Kami melihat beberapa opsi dan akhirnya menemukan solusi yang sempurna untuk kami di masa bisnis ini, yaitu pembiayaan faktur (invoice financing)," ujar Abby di podcast Shopify Masters. "Kami dapat memanfaatkan faktur dari Target untuk mendanai inventaris yang kami gunakan untuk memenuhi pesanan."
Pembiayaan faktur adalah cara bagi bisnis untuk membuka akses ke uang tunai yang tertahan dalam faktur yang belum dibayar. Alih-alih menunggu berminggu-minggu atau berbulan-bulan agar peritel membayar, Anda bekerja sama dengan perusahaan pembiayaan yang memberi Anda uang muka sebesar persentase tertentu dari nilai faktur secara langsung. Ketika peritel membayar faktur, Anda melunasi perusahaan pembiayaan, biasanya dengan sedikit biaya atau bunga. Bagi brand yang bekerja sama dengan peritel atau distributor besar, pembiayaan faktur dapat menjembatani jarak antara biaya produksi dan pembayaran, sehingga memastikan Anda memiliki arus kas untuk memenuhi pesanan besar tanpa membebani operasi sehari-hari Anda.
5. Pilih bahan
Jika Anda bekerja dengan produsen yang berpengalaman, Anda dapat menghindari beberapa jebakan awal dalam formulasi buatan sendiri (DIY), seperti bahan yang tidak kompatibel. Produsen white label juga kemungkinan besar sudah memiliki hasil dan pengujian yang teruji dari produk-produk yang telah hadir di pasar.
Jika Anda mengembangkan formulasi Anda sendiri, kurva pembelajarannya lebih besar, tetapi pada akhirnya memberi Anda lebih banyak kebebasan untuk bereksperimen dan mengembangkan sesuatu yang benar-benar unik.
Hal ini dialami oleh Katonya Breaux, pendiri Unsun Cosmetics, yang memasuki pasar untuk memecahkan masalah yang tidak ditangani orang lain: tabir surya berbahan dasar mineral yang dirancang untuk orang berkulit berwarna. Tantangannya sangat besar, formulasi mahal, dan ia menghadapi rintangan tambahan dalam menavigasi peraturan FDA, tetapi kerja kerasnya membuahkan hasil. Formula Katonya begitu khas sehingga menciptakan buzz tanpa perlu ia melakukan upaya PR sama sekali.
"Jangan hanya membuat lagi sesuatu yang sudah ada di pasar," sarannya di podcast Shopify Masters. Bahan selalu menjadi pembeda utama. "Lakukan riset tentang bahan. Orang-orang benar-benar tertarik dengan apa yang mereka oleskan ke wajah dan tubuh mereka."
Berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat mencari bahan:
- Apakah bahan-bahan tersebut berkualitas untuk perawatan kulit dan/atau disetujui untuk digunakan dalam perawatan kulit di negara Anda? Misalnya, minyak kelapa mungkin tersedia dalam versi berkualitas pangan atau perawatan kulit.
- Apakah Anda peduli dengan bahan alami? Bagaimana Anda memastikan bahwa klaim pemasok itu benar?
- Pengawet apa yang akan Anda gunakan, jika ada? Bagaimana pengaruhnya terhadap masa simpan produk Anda?
- Apakah produk Anda akan membuat klaim organik? Pastikan pemasok memiliki sertifikasi yang sesuai. Sertifikasi ini akan berbeda dari satu negara ke negara lain.
- Telusuri rantai pasokan. Apakah pemasoknya bereputasi baik? Bisakah mereka memberikan referensi?
- Apa saja undang-undang pelabelan di negara Anda dan negara tempat Anda mengirim produk?
- Apakah ada bahan dalam produk Anda yang dikenal sebagai alergen umum?
Pada awalnya, Anda mungkin belum berada dalam kondisi finansial yang memungkinkan Anda mencapai semua tujuan bahan Anda. Hal itu tentu saja dialami oleh Shizu Okusa saat memulai Apothékary.
"Di awal-awal, Anda sangat serba terbatas dan hanya berusaha menemukan apa pun untuk dimasukkan ke dalam botol dan dikirim," ujar Shizu di podcast Shopify Masters. "Sekarang setelah kami berskala besar, semuanya bersertifikat organik dan diuji oleh pihak ketiga, dan kami memiliki sertifikat analisis untuk setiap bahan dan produk yang kami kirimkan."
Untuk memastikan bahwa apa yang Anda klaim pada kemasan Anda benar-benar terdapat dalam produk, telitilah bahan dan pemasok secara menyeluruh. Anda mungkin memilih untuk menggunakan jasa perusahaan pihak ketiga untuk melakukan audit terhadap produsen atau vendor mana pun sebelum Anda menjalin bisnis dengan mereka.
6. Cari dan kembangkan kemasan

Kemasan sangat penting untuk produk kosmetik karena memiliki beberapa fungsi:
- Mewakili brand Anda. Ini adalah kesempatan lain untuk menyuntikkan kepribadian brand Anda. Kemasan yang menyatu dengan produk (seperti tabung lipstik) adalah sesuatu yang akan dilihat dan digunakan pelanggan bahkan setelah mereka mendaur ulang kotak luarnya. Diarrha N'Diaye-Mbaye dari Ami Colé, misalnya, memilih warna oranye yang mencolok sebagai warna utama kemasan brand karena ia tahu warna itu akan menonjol di antara toko-toko Sephora yang berwarna hitam. "Ketika Anda masuk ke Sephora dan melihat kotak oranye itu, kotak itu akan menghentikan Anda dan memicu rasa penasaran Anda," ujar Diarrha di podcast Shopify Masters.
- Melindungi produk yang rapuh. Eyeshadow dan bedak padat dapat pecah selama pengiriman atau jika tidak sengaja terjatuh.
- Berfungsi ganda sebagai aplikator. Dalam kasus maskara dan lipstik cair, kemasan merupakan bagian integral dari cara pelanggan menggunakan produk.
- Mengomunikasikan informasi penting. Kemasan Anda memberi pelanggan informasi tentang bahan, tanggal kedaluwarsa, dan petunjuk penggunaan.
- Berkontribusi pada pengalaman pelanggan. Baik melalui proses membuka kemasan (unboxing) maupun melalui fitur unik (misalnya cermin yang terpasang di tabung lipstik), kemasan Anda bisa menjadi kesan yang berkesan bagi pelanggan.
Ketika Anda baru memulai, untuk barang-barang sederhana seperti lip balm atau lip gloss, Anda dapat mencari wadah kosong yang sudah jadi dan mencetak label untuknya. Namun, seiring pertumbuhan lini kosmetik Anda, Anda mungkin perlu bekerja sama dengan pemasok atau produsen untuk membuat kemasan kustom guna sepenuhnya mewakili estetika brand Anda dan membedakannya dari kompetitor.
Pastikan Anda melakukan uji ketahanan (stress test) secara ketat tidak hanya pada produk Anda, tetapi juga pada kemasannya. Usahakan untuk menguji keduanya secara bersamaan, terutama jika Anda memproduksi formula dan kemasan di fasilitas yang berbeda.
Ingatlah bahwa kemasan Anda dapat memengaruhi cara Anda mengirimkan produk dan bahan apa yang perlu Anda gunakan. Misalnya, Kate dari Redhead Revolution mengalami masalah dengan produk yang pecah sebelum ia memperkuat kemasannya dengan membungkus barang-barang yang rapuh menggunakan bubble wrap.
7. Tetapkan harga produk Anda
Penetapan harga produk memengaruhi segalanya, mulai dari keuangan bisnis Anda hingga posisi produk Anda di pasar. Ada beberapa strategi penetapan harga yang dapat Anda coba, seperti:
Penetapan harga biaya-plus (cost-plus)
Penetapan harga biaya-plus adalah salah satu strategi penetapan harga yang paling sederhana. Jumlahkan semua biaya untuk membawa produk Anda ke pasar dan tambahkan margin keuntungan di atasnya. Misalnya, jika biaya untuk membawa produk ke pasar adalah $45 (termasuk biaya bahan, biaya tenaga kerja, pemasaran, dan overhead) dan Anda menginginkan margin keuntungan 35%, Anda akan menggunakan rumus berikut untuk menemukan harga jual Anda:
Biaya x [1 + Markup] = Harga jual
$45 x [1 + 0,35] = $60,75
Penetapan harga kompetitif
Dengan penetapan harga kompetitif, Anda menggunakan harga kompetitor Anda sebagai tolok ukur. Tujuannya adalah menetapkan harga produk Anda secara strategis untuk memenangkan pelanggan yang mencari produk serupa dengan produk Anda. Meskipun ini dapat menarik pelanggan, strategi penetapan harga ini juga bisa berarti margin keuntungan yang lebih tipis.
Penetapan harga premium
Dengan strategi penetapan harga premium, Anda akan melihat kompetitor Anda dan menetapkan harga produk lebih tinggi. Tujuannya adalah agar terlihat lebih mewah, bergengsi, atau eksklusif. Produk berkualitas, layanan pelanggan yang unggul, dan brand yang kuat dapat membantu membenarkan harga yang lebih tinggi.
8. Pahami persyaratan pelabelan
Setiap negara memiliki aturannya sendiri yang mengatur persyaratan kemasan untuk produk kecantikan. Di dalam negara Anda, mungkin juga ada aturan khusus per negara bagian atau wilayah. Peraturan ini, yang dibuat untuk melindungi konsumen, mencakup segala hal mulai dari bahasa pada kemasan, pelabelan berat/volume, daftar bahan, hingga peringatan keamanan/alergi.
Konsultasikan dengan pemerintah setempat Anda untuk informasi lebih lanjut:
- Cosmetic Labeling Regulations (AS)
- Industry Guide for the Labelling of Cosmetics (Kanada)
- Understanding the Label (Uni Eropa)
Sumber daya manufaktur umum:
- FDA Authority Over Cosmetics: How Cosmetics Are Not FDA-Approved, but Are FDA-Regulated (AS)
- Good Manufacturing Practices for Cosmetic Products (Kanada)
- Products Safety Advice for Businesses (Inggris)
9. Kelola inventaris
Mengelola inventaris produk kecantikan bisa sedikit lebih rumit dibandingkan mengelola inventaris untuk produk lain. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
Perhatikan masa simpan
Sebelum Anda memiliki riwayat penjualan yang dapat membantu dalam peramalan (forecasting), pesanlah dalam jumlah yang lebih kecil untuk menghindari pemborosan. Hal ini sangat penting untuk produk alami atau organik yang memiliki lebih sedikit atau tanpa bahan pengawet, yang memperpendek masa simpannya, Anda tidak ingin produk Anda kedaluwarsa sebelum bisa menjual semuanya.
Pendiri Fluff Erika Geraerts memutuskan untuk menerapkan model perilisan terbatas (limited drop) untuk lini compact isi ulangnya. Model perilisan ini membantu menciptakan antusiasme untuk produk, tetapi "ini juga sangat bergantung pada tingkat stok kami dan negosiasi kami dengan produsen kami karena harga pokok barang dan jumlah pesanan minimum kami," ujar Erika dalam sebuah episode Shopify Masters.
Perhatikan suhu dan kelembapan
Pastikan untuk menyimpan produk Anda di tempat yang gelap dan kering, jauh dari panas, sinar matahari, dan kelembapan, yang dapat melelehkan atau merusaknya.
Tetap terorganisir
Menjaga inventaris Anda tetap terorganisir sangat penting jika Anda tidak menggunakan layanan pemenuhan pesanan (fulfillment house) dan menyimpan produk sendiri di gudang. Produk kosmetik berukuran kecil dan terkadang pelabelan antar warna tidak mudah diidentifikasi. Buat sistem yang memungkinkan Anda mengakses dan mengidentifikasi varian produk dengan mudah.
Rotasi stok
Sama seperti makanan dan produk lain yang memiliki masa simpan, pastikan setiap orang yang menangani stok Anda memahami pentingnya rotasi.
10. Buat toko online

Luncurkan produk Anda di toko online Anda dan komunikasikan pembukaan besar Anda kepada pengikut awal Anda melalui milis dan media sosial Anda. Salah satu cara termudah untuk membuat toko online adalah dengan menggunakan pembuat website seret-dan-lepas (drag-and-drop) seperti Shopify.
Sesuaikan tema website dengan brand Anda
Anda dapat membeli tema Shopify dan kemudian menyesuaikannya untuk mengakomodasi logo, font, warna, dan elemen branding visual lainnya dari brand Anda.
Beberapa tema website Shopify yang ideal untuk bisnis kecantikan meliputi:
- Primavera ($320)
- Boutique ($100)
- Piano ($150)
- Sense (gratis)
Tema apa pun yang Anda pilih, sesuaikan untuk memastikan setiap aspek kehadiran online Anda sejalan dengan panduan dan standar brand Anda.
Kembangkan halaman detail produk Anda
Halaman detail produk (product detail page/PDP) sangat penting di website Anda. Halaman ini tidak hanya membantu optimasi mesin pencari (SEO), tetapi juga memberikan informasi berharga untuk membantu pelanggan membuat keputusan pembelian yang tepat dan mengurangi pengembalian barang.
Untuk halaman detail produk lini kosmetik Anda, tulislah deskripsi produk yang menjelaskan tekstur, hasil akhir (finish), pengaplikasian, sensasi, dan manfaat dari setiap produk. Jika Anda menjual kosmetik secara online, pelanggan tidak dapat mencoba produk Anda di kulit mereka, jadi penting untuk sedetail mungkin.
Anda dapat menggunakan aplikasi seperti Easy Tabs untuk membuat tab di halaman produk Anda agar tidak terlalu berantakan sambil menambahkan daftar bahan lengkap, peringatan, pemberitahuan alergi, dan tips kecantikan. Anda juga dapat membantu pembeli memvisualisasikan variasi warna produk Anda melalui swatch menggunakan SC Product Options.
Sebagai contoh, berikut cara brand 100% Pure menangani deskripsi produk di setiap halaman produknya:

Tampilkan foto produk berkualitas tinggi
Tingkatkan halaman detail produk Anda dengan foto produk yang besar dan jelas. Tampilkan produk dari berbagai sudut dengan latar belakang warna solid. Akan sangat membantu juga jika Anda menampilkan fotografi produk lifestyle yang menangkap produk saat digunakan pada model. Praktik terbaiknya adalah menampilkan lini kosmetik Anda pada beberapa model dengan warna kulit yang berbeda-beda agar lebih inklusif terhadap calon pelanggan Anda.
Anda tidak harus berinvestasi pada fotografer profesional untuk mencapai hal ini. Ketika Ann McFerran memulai Glamnetic, ia membeli properti dan kameranya sendiri serta belajar fotografi secara otodidak. Alih-alih menyewa model, ia pergi ke Bumble BFF dan bertanya kepada para perempuan apakah mereka mau menerima bulu mata, penataan rambut dan riasan gratis, serta foto profesional sebagai imbalan menjadi model. Ia juga bertanya kepada teman-temannya apakah mereka mengenal model profesional yang mungkin tertarik. "Anda harus memanfaatkan jaringan Anda," ujar Ann di podcast Shopify Masters. "Orang-orang sangat bersedia membantu Anda ketika mereka tahu bahwa Anda sedang mengejar impian Anda."
Warna selalu menjadi masalah bagi Kate dan ia terus-menerus mengerjakan foto dan video baru untuk Redhead Revolution guna membantu pelanggan membuat pilihan yang tepat. "Terkadang saya mengirimi mereka foto swatch yang saya oleskan di kulit saya sendiri," ujarnya. "Ada sedikit lebih banyak interaksi langsung dengan pelanggan."
Optimalkan halaman detail produk Anda dengan integrasi aplikasi
Pertimbangkan juga media tambahan, seperti lookbook video dan tutorial riasan yang dapat ditampilkan di halaman produk atau di blog atau galeri di website Anda. Menyematkan ulasan berupa foto atau konten buatan pengguna di halaman menggunakan aplikasi seperti Foursixty juga dapat memberikan konteks lebih.
Aplikasi dapat menambahkan lebih banyak fungsionalitas ke toko online Anda. Aplikasi dapat mereplikasi pengalaman mencoba warna di toko, membantu pembelian yang tepat, dan menambahkan opsi yang dapat disesuaikan ke halaman produk Anda.
Berikut beberapa saran dari Shopify App Store untuk brand kosmetik:
- Sematkan video yang bisa dibeli (shoppable) di halaman produk Anda dengan EasyVideo.
- Izinkan pelanggan untuk mengaplikasikan kosmetik secara virtual sebelum membeli menggunakan Auglio cosmetics try-on.
- Ubah varian menjadi swatch warna dengan aplikasi Swatches.
11. Susun kebijakan pengembalian
Karena preferensi kosmetik sangat personal dan warna di layar bisa terlihat sangat berbeda ketika dilihat langsung, bersiaplah untuk menangani beberapa pengembalian dana dan penukaran. Miliki kebijakan pengembalian yang solid dan proses yang praktis untuk memastikan bahwa pengembalian berjalan mulus bagi pelanggan dan tidak merepotkan bagi Anda.
Kebijakan pengembalian Anda mungkin mengizinkan pengembalian untuk semua pesanan dalam periode waktu tertentu, membatasi pengembalian untuk produk tertentu (seperti barang diskon), dan menjelaskan apakah seorang pembeli berhak atas pengembalian dana, penukaran, atau kredit toko.
Kebijakan pengembalian Vive Cosmetics menggunakan huruf tebal, font yang lebih besar, dan warna yang berbeda untuk menyoroti detail terpenting dari kebijakan pengembaliannya:

💡Aplikasi seperti Loop dapat membantu Anda memulai dan melacak pengembalian, membuat label pengembalian, dan memberi tahu pelanggan selama proses berlangsung.
12. Pasarkan lini kosmetik Anda
Untuk memasarkan produk kosmetik Anda secara efektif, Anda memerlukan pemahaman yang jelas tentang brand Anda. Pertimbangkan bagaimana kemasan, brand, suara, dan desain website Anda dapat membantu mencerminkan nilai-nilai brand, menceritakan sebuah kisah, dan menciptakan pengalaman bagi pelanggan Anda. Brand Anda adalah perasaan yang Anda ingin dirasakan pelanggan saat berinteraksi dengan Anda dan menggunakan produk Anda.
Berikut beberapa ide pemasaran yang dapat Anda coba:
Unggah tutorial produk
Memberikan ide kepada pelanggan tentang tampilan kecantikan yang dapat mereka tiru dengan produk Anda mungkin mendorong mereka untuk mengunjungi toko Anda. Anda dapat mengunggah tutorial riasan ini di TikTok, YouTube, atau Instagram Reels dan memberi hashtag yang tepat untuk menjangkau audiens target Anda.
Bekerja sama dengan influencer
Kosmetik adalah kandidat yang bagus untuk pemasaran influencer, tetapi penting untuk menemukan kreator kecantikan yang selaras dengan nilai-nilai brand Anda. Alicia Scott, pendiri dan CEO Range Beauty, beralih ke TikTok untuk menemukan influencer.
"Semuanya tentang menemui pelanggan dan audiens Anda di tempat mereka berada, alih-alih mencoba berada di mana-mana sekaligus," ujar Alicia dalam sebuah episode Shopify Masters. "Instagram dulu dan masih menjadi platform sosial terbesar kami, tetapi kami baru-baru ini menemukan bahwa TikTok memungkinkan pendekatan dan percakapan yang lebih santai dengan audiens kami.
"Kami baru-baru ini paling banyak menggunakan TikTok untuk mencari kreator konten dan influencer untuk pemberian hadiah (gifting) dan kemitraan berbayar. Kemampuan untuk menarik perhatian mereka jauh lebih mudah daripada di Instagram. Karena TikTok tidak menuntut 'kesempurnaan' sebanyak Instagram, kami melihat perputaran yang lebih cepat dari kreator dan influencer dalam memposting tentang kami."
Ketika pertama kali meluncurkan bisnisnya, SadieB berupaya membangun komunitas mereka dengan bermitra bersama nano-influencer yang memiliki sekitar 2.000 hingga 5.000 pengikut. "Kami di-tag dalam video-video di mana gadis-gadis ini benar-benar memuji SadieB dan betapa mereka merasa SadieB peduli pada mereka," ujar Sadie. "Ketika kami fokus pada fondasi kampanye-kampanye kecil itu, hal itu benar-benar membangun brand dalam jangka panjang."
Pendekatan ini adalah titik awal yang cerdas untuk brand apa pun, terlepas dari ukurannya. Nano dan mikro-influencer sering kali memiliki audiens yang sangat terlibat, niche konten yang lebih terspesialisasi, dan hubungan yang lebih dekat dengan pengikut mereka, yang dapat diterjemahkan menjadi kepercayaan yang lebih mendalam dan advokasi brand yang lebih kuat.
Manfaatkan bukti sosial (social proof)
Pendapat pelanggan tentang brand Anda dapat memengaruhi perasaan calon pembeli. Baik Anda menggunakan ulasan tradisional (coba aplikasi seperti Yotpo) maupun buzz sosial yang dihasilkan pelanggan, Anda dapat memberi insentif kepada pelanggan untuk rujukan dan ulasan dengan menawarkan diskon untuk pembelian mendatang atau mengirimkan sampel produk untuk mendorong berbagi konten buatan pengguna (UGC).
Bermitra dengan brand lain
Bermitra dengan brand lain dapat menginspirasi koleksi baru. Misalnya, Bésame Cosmetics adalah brand kosmetik yang terinspirasi gaya vintage yang bekerja sama dengan Disney untuk merayakan ulang tahun ke-80 Snow White.
Koleksi ini menampilkan tujuh lipstik mini, palet eyeshadow, dan sebuah tas, yang beresonansi dengan penggemar film tersebut dan tampilan riasan bergaya 1930-an. Menurut situs web Bésame, brand tersebut masih menerima permintaan untuk "Bawa kembali Snow White" bertahun-tahun kemudian.
FAQ Cara Memulai Lini Kosmetik
Berapa biaya untuk memulai lini kosmetik?
Memulai lini kosmetik dapat menghabiskan biaya mulai dari beberapa ribu dolar untuk produk private label hingga $200.000 atau lebih untuk formulasi kustom yang diproduksi dalam skala besar. Lip balm buatan rumah atau barang white label menjaga biaya tetap rendah, sementara mengembangkan formula eksklusif, perkakas kemasan, dan pengujian laboratorium meningkatkan harga secara signifikan. Bisnis yang memulai dari yang kecil, dengan satu produk dan segelintir warna, serta menginvestasikan kembali keuntungan awal sering kali tetap berada di ujung bawah kisaran tersebut.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meluncurkan brand kosmetik?
Waktu peluncuran berkisar antara dua hingga empat minggu untuk produk private label yang sudah diformulasikan hingga sekitar satu tahun untuk formulasi yang sepenuhnya kustom yang memerlukan pengujian laboratorium dan tinjauan regulasi. Produk buatan rumah dengan bahan sederhana cenderung bergerak paling cepat, sementara formulasi unik yang dikembangkan bersama produsen membutuhkan lebih banyak waktu untuk pengujian stabilitas dan keamanan. Pengadaan kemasan dan pembuatan toko online dapat dilakukan bersamaan dengan pengembangan produk untuk mempersingkat keseluruhan waktu.
Apakah produk kosmetik memerlukan persetujuan FDA sebelum saya dapat menjualnya?
Kosmetik yang dijual di AS diatur oleh FDA tetapi tidak disetujui satu per satu sebelum tiba di rak toko. Badan tersebut mengharuskan produsen untuk mengikuti pedoman praktik manufaktur yang baik yang mencakup sanitasi, ventilasi, dan keamanan bahan, serta badan tersebut dapat mengambil tindakan terhadap produk tidak aman yang sudah beredar di pasar. Penjual tetap bertanggung jawab untuk membuktikan klaim keamanan dan mengikuti aturan pelabelan, yang berbeda-beda antara AS, Kanada, dan Uni Eropa.
Berapa jumlah pesanan minimum yang umum untuk kosmetik private label?
Jumlah pesanan minimum sangat bervariasi tergantung metode produksi, mulai dari satu unit dengan beberapa pemasok private label, hingga 3.000-10.000 unit per warna dengan produsen kontrak. Sistem campuran kustom dan perusahaan white label sering kali menawarkan jumlah minimum yang lebih rendah, sehingga menjadikannya titik masuk yang praktis bagi brand baru dengan anggaran terbatas. Membandingkan jumlah minimum di beberapa pemasok sebelum berkomitmen dapat membantu menghindari pemesanan inventaris yang lebih banyak daripada yang dapat Anda jual sebelum kedaluwarsa.
Apakah saya memerlukan pengalaman di bidang kimia kosmetik untuk memulai lini kosmetik?
Tidak diperlukan latar belakang kimia formal. Banyak pendiri mempelajari dasar-dasar formulasi melalui riset atau bermitra dengan ahli kimia kosmetik dan produsen yang sudah memiliki resep teruji. Opsi white label dan private label memungkinkan Anda melewatkan pekerjaan formulasi sepenuhnya dengan menjual produk jadi di bawah brand Anda sendiri. Jika Anda menginginkan formula yang sepenuhnya kustom, bekerja sama dengan produsen atau ahli kimia berpengalaman sejak awal dapat membantu menghindari kesalahan coba-coba yang mahal.

